Memahami Mitos Saat Menyembuhkan Luka Secara Ilmiah

Memahami Mitos Saat Menyembuhkan Luka Secara Ilmiah

Proses penyembuhan luka tidak boleh ditunda. Ya, luka akan memberikan dampak yang tidak nyaman bagi tubuh kita karena luka akan memberikan rasa nyeri yang mengganggu aktivitas sehari-hari. Untuk itulah kita perlu mengatasi luka dengan segera agar cepat sembuh dan bisa beraktivitas secara normal kembali.

Dalam mengatasi luka, kita bisa menggunakan obat Luka Jari Kena Pisau dengan membeli di Promo obat luka tidak lengket di kasa goapotik agar lebih cepat kering. Tapi, disamping itu, Anda tentu pernah mendengar beberapa mitos yang dipercaya bisa mempercepat penyembuhan luka. Berikut ini beberapa mitos dan ulasan mengenai fakta dibaliknya.

Luka hanya perlu diplester pada hari pertama
Tidak semua orang menggunakan plester saat mendapatkan luka. Beberapa orang bahkan hanya menggunakan plester pada fase akut cedera atau pada hari pertama saja sampai perdarahan berhenti. Kemudian plester dihilangkan dan dibuang secepat mungkin untuk "membiarkan luka bernafas". Hal ini tentu tidak sepenuhnya salah mengingat luka tetap membutuhkan udara agar bisa bernafas walau plester juga tidak sepenuhnya menghalangi udara untuk luka.

Faktanya, penggunaan plester pada hari pertama luka bukanlah hal yang ideal. Studi ilmiah menunjukkan, bahwa dalam kebanyakan kasus penyembuhan luka akan berjalan lebih baik dan tanpa komplikasi jika luka dilindungi dengan  plester sampai mereka sembuh sepenuhnya. Jadi, gunakanlah plester untuk menyembuhkan luka serta menjauhkan luka dari bakteri atau kuman jahat.

Air laut membantu penyembuhan luka
Jika air biasa digunakan untuk membersihkan luka, maka air laut dipercaya oleh sebagian besar orang dapat menyembuhkan luka. Air laut yang mengandung garam dianggap mampu membantu proses penyembuhan luka. Tapi, benarkan faktanya demikian?

Alasan mengapa banyak orang berpikiran demikian yakni karena air laut minim kontaminasi kuman dan bahan kimia, terutama di dekat pantai yang membentang. Kuman dan bahan kimia dapat berkontribusi terhadap risiko infeksi dan dapat menunda penyembuhan luka. Selain itu, kontak dengan air akan membengkak kulit, yang dapat mempengaruhi proses penutupan luka. Dalam hal ini, bakteri dan kuman dapat dengan mudah memasuki luka dan risiko infeksi luka akan meningkat secara dramatis.

Mengatasi luka dengan segera merupakan hal yang penting supaya terhindar dari infeksi. Disamping itu, membaca info kesehatan secara rutin juga penting agar kesehatan tubuh tetap terjaga. Untuk itu, membaca informasi seputar cara merawat luka yang benar jadi sangat penting agar kita bisa mengetahui langkah untuk mengatasinya.